Showing posts with label jajanan indonesia. Show all posts
Showing posts with label jajanan indonesia. Show all posts

Monday, January 1, 2018

Resep Asinan Buah tanpa Cuka




Tanpa cuka? Kok bisaa..? Ya mampu doong.. ^^
Asinan ialah salah satu makanan favorit hubby. Buatnya, ini ialah makanan yang paling dikangenin, selain pempek, ketoprak, pecel lele, angsa kaleyo, rabek...lhoo, ini mah emang semua kuliner indonesah dikangenin dong. Hihihi
Awalnya, saya biasa memakai cuka untuk membuat acar atau makanan lain yang membutuhkan rasa asam. Sayangnya wangi cuka yang saya punya di dapur terlalu menyengat. Hubby ga terlalu suka dan minta saya skip cuka jikalau membuat acar. Lha acar jikalau ga pake cuka gimana rasanya?? Akhirnya coba-coba disubstitute pakai lemon yang kebetulan lagi ada di kulkas. Dan ternyata enak lho, malah lebih seger. Kalau udah nginep di kulkas, jadi tambah enak dan makin segerr..


Karena berhasil pakai lemon untuk bikin acar, saya jadi pingin coba bikin asinan pakai lemon juga. Setelah browsing kesana-kemari, nemu resep asinan buah di blognya mbak Camelia. Asinan buahnya dibuat tanpa cuka, tapi menggunakan jeruk nipis. Ga pake basa-basi, pribadi dipraktekin.  Tapi berhubung jeruk nipis disini mahal, saya ganti pake lemon aja. Ternyata oh ternyataa..enyaakk sodara-sodaraa. Makasih banyak resepnya yah mbak Camelia..^^




Asinan Buah

adapted from here.

Bahan-bahan:

500 gr cabai merah besar buang biji (saya pakai 3 buah ukuran agak besar)
500 gr gula pasir (saya pakai +/- 300 gr)
500 gr jeruk nipis (saya pakai 3 buah lemon)
garam secukupnya (saya pakai 2sdt)
buah-buahan sesuai selera
200 ml air
kacang kering untuk taburan

Cara membuat:

1. Blender cabai. Rebus bersama air dan gula sampai mendidih dan gula larut.
2. Saring air rebusan cabai.
3. Tambahkan garam dan air perasan jeruk nipis. Sesuaikan dengan keasaman yang diinginkan.
4. Masukkan buah-buahan

Note dari sayah:

- Saya biasa pakai buah yang mudah ditemui disini : apel, nanas, mangga, timun
- Feel free untuk mengurangi atau menambahkan takaran gula, garam dan air jeruk. Sesuaikan dengan selera teman-teman.
- Air dari buah akan keluar setelah dimasukkan beberapa saat. Kaprikornus setelah disimpan semalam, kuahnya akan jadi makin banyak
- Saya pakai 3 cabai saja sudah cukup merah (untuk saya) dan pedeess..ya iyalah bijinya ga dibuang T_T



Gampang kan temans, ayo segera di coba ^^




Sunday, December 31, 2017

Resep Homemade Bakso


Bakso..jajanan paling populer di indonesah. Siapa coba yang ga suka jajanan satu ini. Kalaupun ada, yang terang rugiii. Nikmatnyaa jajanan ini, apalagi kalau beli di abang-abang keliling atau pinggir jalan. Sluurp! Hihihi..
Sayangnya, ga ada abang bakso yang lewat Rue Jean Massart..T_T Ga ada juga yang abang bakso yang mangkal di jalanan. Mau ga mau, buat sendiri aja baksonya. Mangkal lah di pengkolan Rue Jean Massart, dan jadilah abang bakso pertama di kota Brussels. Hahaha.. Ga lah, cukup dinikmati sendiri aja atau bersama teman-teman. Mau winter, mau summer, tetep aja makan bakso kuah panas-panas itu nikmaat :D

Resep bakso homemade ini aku dapat dari video di youtube, punya bang Dono. Di videonya, putrinya bang Dono yang membuat bakso dan menjelaskan step-step resepnya dengan english yang lancar dan aksen British yang khas. Sukaa aksennya.. Sepertinya dia sekeluarga memang tinggal di UK. Di sini linknya kalau mau liat eksklusif videonya.

Berikut resepnya aku copykan yah:

Bahan:
- Daging Sapi 800 gr
- Tepung Tapioka 200 gr
- Garam 2 sdt
- Merica 1 sdt
- Gula 1 sdt
- Baking powder 1/2 sdt
- Es kerikil + air (300 ml)

Cara membuat:

1. Campur dan uleni semua materi di atas.
2. Bentuk bola-bola kemudian masukkan ke air yang dididihkan dengan api kecil sampai bakso mengapung 1-2 menit.
3. Tiriskan

Note dari sayah:

- daging sapi sebaiknya pilih yang tidak berlemak atau berlemak sedikit
- agar hasil bulatan mampu halus dan tetap halus dikala direbus, maka gilingan daging harus benar-benar halus. Kadang aku beli daging giling kemudian aku giling lagi di food processor.
- mampu ditambahkan daging ayam fillet untuk campuran. 

Bisa juga lhooh..daging sapinya dicampur ayam kalo mau ngirit, hihi.. Cek resep bakso sapi-ayam disini. Enyaak juga, kenyalnya juga ga jauh berbeda..




Udah bikin baksonya, skrg pengen bikin kuahnya juga? Gampaang.. Berikut resep yang sering aku pakai:


Bahan-bahan:

500 gr tulang sapi
4 siung bawang putih
daun seledri
daun bawang
2 liter air
sedikit minyak atau mentega untuk menumis
gula dan garam secukupnya

Cara membuat:

1. Rebus tulang dan air dengan api kecil agar kaldu yang dihasilkan enak dan gurih.
2. Tumis bawang putih (bisa digeprek atau dihaluskan) sampai basi kemudian masukkan ke dalam kaldu. Tambahkan ikatan daun seledri dan daun bawang
3. Tambahkan gula dan garam sesuai selera (tambahkan sedikit dulu, coba, kemudian gres tambah lagi jikalau perlu)

Tinggal ditambah pemanis menyerupai sawi, bawang goreng, atau pangsit dan voila..




Gambar yang terakhir di atas ini diambil duluu pas pertama kali buat bakso. Daging gilingnya ga digiling ulang pake food processor, balasannya agak bergerindil dan kurang mulus. Gapapa sih, yang penting enyaaak ^^

Ayo teremans, cobain bikin. Daripada beli di abang-abang, kalau kita bikin sendiri di rumah kan kita mampu pastikan bahannya aman dan sehat. Tidak mengandung pengawet formalin, materi berbahaya dan yang pasti aseli menggunakan daging sapi. Apalagi kalau untuk belum dewasa kan, kita mampu hindari konsumsi msg yang biasanya lumrah dipakai di bakso abang-abang. Selamat mencoba ^^

Resep Siomay Ayam Udang (alias Dimsum)


Weekend..waktunya memasak sesuatu yang spesial untuk keluarga tercintah :)
Nhah, siomay termasuk spesial alasannya memang aku jarang bikin. Waktu batch pertama sudah mateng dan lagi diademin, kak Aisyah dan Hasna ga berhenti bolak balik ke dapur untuk nyomotin. Giliran batch kedua, di atas siomay nya aku kasih topping parutan wortel. Langsung mereka berhenti trus pasang muka kecewa sambil celingak celinguk nyari siomay yang polos tanpa topping. Hadeeh..anak-anak memang susah banget makan sayur T_T. Harus pake dibujuk-bujuk dulu dan ga mampu dipaksa. Untunglah mereka doyan buah, gantinya sayur.
Akhirnya batch berikutnya ada yang dikasih topping ada yang ngga. 'Makasih mama cantiik, enaak banget siomaynya', kata kak Aisyah. Hihihi..anak mama cerdik kali berterimakasih. Bikin mamanya makin semangat masak ;)

Berikut yah temans resepnya..Saya pembiasaan dari resep di SajianSedap.com

Bahan-bahan:

1 fillet (+/- 700 gram) ayam (haluskan)
300 gr udang (haluskan)
4 siung bawang putih (haluskan)
3 sdt garam
1/2 sdt merica secukupnya
1 1/2 sdt gula pasir
10 sdm tepung tapioka
1 sdm saos tiram (opsional)
6 sdt minyak wijen
3 putih telur
1 batang daun bawang, potong-potong
100 ml air es
kulit lumpia/wonton wrapper, potong persegi 6x6 cm
1/2 buah wortel, diparut
sedikit minyak untuk mengoles als kukusan

Cara membuat:

1. Campur ayam, udang, bawang putih, garam, saos tiram, minyak wijen, gula, putih telur, merica dan daun bawang. Uleni sampai tercampur rata.
2. Tambahkan tepung dan air es. Uleni kembali sampai rata.
3. Ambil selembar kulit lumpia, isi dengan campuran adonan di atas, lipat sisi-sisinya. Beri topping parutan wortel
4. Kukus dengan api kecil-sedang selama 20 menit

Note dari sayah:

- aku tambahkan 1sdt baking powder biar lebih mengembang dan siomay tidak keras dan terlalu padat ketika dingin
- olesi kukusan dengan sedikit minyak, biar tidak lengket atau menempel ketika dikukus.

Mustinya siomay ayam udang ini dihidangkan bersama saos dimsum yang rasanya asam manis. Tapi buat kami sepertinya kok lebih enak pakai sambal kacang saja. Tapi selama ini pun aku belum mencoba membuat sambal kacangnya sendiri. Biasanya aku pakai bumbu pecel kemasan saja yang praktis, hehe.. tinggal ditambah saos ABC sama kecap manis juga udah enyaak

Tapi jikalau lagi agak rajin, bumbu pecelnya dicampur air menyerupai biasa kemudian ditambah kemiri kemudian dimasak sampai berminyak. Kaprikornus deh bumbu siomay beneran :)
Selamat mencoba teman-teman! ^^

Friday, December 29, 2017

Resep Pempek (a.k.a Empek-empek) Palembang

Pempeeek... haduh, ga mampu nolak kalo ditawarin makanan satu ini. Siapa sih yang ga doyan. Sebenernya udah lama pengen bikin pempek lagi. Dulu pernah 2 kali bikin pake resepnya dapur umami. Resepnya gampang diikuti, simpel dan terang alasannya yaitu bentuknya video tutorial. Cukonya mantab, cucok lah..Pada bilang enak, rasanya 'dapet', tapi buatku tekstur pempeknya kok belom 'dapet' yah..terlalu keras dan kenyal..pengennya kenyal tapi empuk kaya pempek Mang Ilir yang di TamSis Jogja. Apa mungkin alasannya yaitu dulu kebanyakan tepung tapiokanya ya. 
Beberapa hari yang lalu kebetulan adik di jakarta ditugaskan ke palembang dan tentu saja bawa buah tangan pempek aseli palembang. Ramee..di group wa ngomongin enaknya si pempek asli ini. Kami cuma mampu gigit jari, huhuhu.. :p
Langsung deh, si ayah beli ikan pangasius fillet (frozen) sama fillet salmon, minta dibikinin pempek. Hahaha.. Oiya, aku memang ga pernah pake ikan tenggiri untuk pempek dan siomay. Waktu itu belum nemu apa gantinya, trus baca-baca katanya mampu disubstitute pake ikan apa saja yang berdaging putih. Nah disini pangasius lah ikan putih yang paling murah tapi memang rasanya plain. Supaya nampol perlu dtambahin salmon. 1:7 (100 gram ikan salmon plus 700 gram ikan putih) juga sudah berasa banget ikannya kok.. Sejak itu ga pernah penasaran nyari tenggiri lagi.

Kali ini aku penasaran pengen coba resep mba Ricke yang ini. Baca artikelnya dan komentar2nya pokoknya pribadi percaya dan yakin aja kalo resep ini bakalan jadi pempek yang enak. Dan bener lhoh, ga cuman enak, teksturnya juga empuk lembut di dalam dan garing krenyes di luar. Sukaa.. Mungkin alasannya yaitu pake biang itu ya di resepnya. Ga ngerti deh, mana yang bikin empuk, tapi pokoknya bakalan pake resep ini lagi klo mo bikin pempek. Makasih banyaak untuk ia :) 
Sebenernya pengen bikin plek kaya resep mba Ricke, tapi alasannya yaitu keterbatasan bahan, jadilah resepnya ibarat di bawah. Alhamdulillah, meski jadinya ge terang bentuknya, tapi rasanya enak dan teksturnya okeh.

Pempek Palembang

adapted from Ricke Indriani 

Bahan A

50 gr terigu
200 ml air
2 sdm garam
2 sdt gula pasir
4 siung bawang putih, haluskan
2 sdm minyak goreng

Bahan B

1 kg fillet ikan pangasius 
200 gr smoked salmon (atau fresh salmon, atau frozen salmon)
>> campuran ikan pangasius dan salmon ini mampu diganti ikan berdaging putih lainnya (tenggiri, dll)
200 ml air
1 butir telur

Bahan C

700 gr tepung tapioka
tidak semuanya terpakai, tambahkan sedikit demi sedikit sampai dirasa cukup dan mampu dibentuk.
Kemarin aku pakai hanya kurang lebih 500 gr, sisanya untuk melumuri tangan ketika membentuk pempek. 

air yang banyak untuk merebus

minyak untuk menggoreng
telur untuk isian pempek kapal selam

Bahan cuko (yang ini aku ambil dari resep dapur umami):

750 ml air
350 gr gula jawa
50 gram asam jawa
2 sdm bawang putih halus
1/2 sdm garam

Cara membuat:

1. Bahan A. Campur materi A kecuali minyak goreng. Masak di atas api kecil sampai mengental, angkat. Masukkan minyak goreng. Simpan dalam kulkas selama lebih kurang 30 menit
2. Bahan B. Thaw fillet pangasius kemudian haluskan bersama salmon dengan food processor. Saat masih dingin, campurkan air dan telur. Jika menggunakan ikan fresh (bukan dari freezer), gunakan air es
3. Keluarkan materi A dari kulkas, campurkan dengan materi B sampai rata dengan tangan.
4. Campurkan materi C (tepung tapioka) sedikit demi sedikit. Uleni dengan ujung jari asal rata, jangan lama-lama ya. Hentikan penambahan ketika adonan dirasa cukup mampu dipulung dan dibentuk.
5. Bentuk pempek sesuai impian kemudian rebus sampai mengapung. Angkat.
6. Goreng sampai kekuningan.



Cara membuat cuko:
Campurkan semua materi kemudian didihkan. Tambahkan cabai ulek kalau ingin pedas

Note:

1. Goreng ketika akan dimakan. Pengalaman kemarin, semua pempek pribadi aku goreng. Makara ada sebagian yang disimpan untuk besoknya dan ternyata jadi liat ibarat tipikal gorengan yang sudah nginep semalem. Memang mampu diangetin lagi pake microwave tapi tetep nampol kalo makannya fresh dari penggorengan. 
2. Notenya mba ricke, semakin banyak tepung sagu atau tapioka yang digunakan akan semakin kenyal atau keras
3. Notenya mba ricke lagi, kalau menginginkan cuko yang pekat, gunakan gula jawa atau gula aren asli yang berwarna pekat

Oiya, mba ricke juga pake ebi sangrai yang dihaluskan plus tongcai dalam cukonya. Kemaren aku ngga pake..soalnya ga ada. Ga ngerti juga tongcai bentuknya kaya apa. Hehehe.. Katanya sih, bikin jadi lebih enak..

Selamat mencoba ^^

Wednesday, December 27, 2017

Resep Cuanki, Siomay Ikan Kuah Khas Bandung


maaf yah, foto tidak merepresentasikan rasa. maklum, photographer amatiran >.<
4 tahun tinggal di Bandung, saya belum pernah nyobain makanan satu ini. Kemmana ajjaaa? Hehehe.. Seinget saya sih, ga ada yang jual di sekitar kampus. Apa saya yang ga ngeh kali yah :p
Kemarin begitu lihat postingan mba Diah Didi ini, lha kok jadi drooling >.< Paas ada materi ikan dan udang di kulkas, pengen bikin buat weekend kali ini.
Seperti biasa, saya menyesuaikan resep dengan selera keluarga plus materi yang ada di rumah. Kalo mau lihat resep aslinya, monggo meluncur ke resep mba Didi ini ya. Yang di bawah ini, versi yang saya pakai kemarin

Cuanki ala Mama Aisyah
adapted from Diah Didi's Kitchen

Bahan-bahan:
400 gr ikan pangasius, haluskan
100 gr udang, haluskan
200 gr tepung tapioka
1 butir shallot ukuran besar (5 butir) bawang merah, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
1 sdm minyak goreng
1 sdt garam
1/2 sdt merica
1 sdt gula pasir
1/2 sdm saos tiram
3 butir telur, kocok lepas
1 daung bawang, iris halus
kulit pangsit siap pakai

Cara membuat:
1. Campurkan semua materi adonan, kecuali tepung dan kulit pangsit, sampai rata.
2. Masukkan tepung, aduk sampai kalis.
3. Bagi dua, 1 bab dibentuk bola-bola dengan derma 2 sendok. 1 bab lagi dimasukkan ke dalam kulit pangsit ibarat di bawah
4. Kukus adonan yang dibentuk bola selama 20 menit. Sedangkan yang dibungkus pangsit, digoreng dalam minyak panas sampai kuning kecoklatan
Siap disajikan bersama kuah dan materi pelengkapnya

Bahan kuah:
1 ltr kaldu ayam atau kaldu sapi
1 daun bawang, iris
3 siung bawang putih, memarkan
garam, gula dan merica secukupnya
sedikit minyak untuk menumis

Pelengkap:
bawang goreng
seledri

Cara membuat kuah
1. Didihkan kaldu. Tumis bawang putih kemudian masukkan dalam didihan kaldu
2. Tambahkan gula, garam dan merica. Koreksi rasa sesuai selera.
3. Tambahkan daun bawang. Matikan api

untuk +/- 6 porsi

Cuanki disajikan dengan menyusun siomay yang dikukus bersama pangsit yang digoreng kemudian disiram kuah panas-panas. Taburi bawang goreng dan irisan seledri. Tambahkan saos sambal kalau suka. Sluuurp! Sampe rebutan sama anak-anak. Lakuuu dicemal-cemil :D

Note:
Simpan pangsit gorengnya dalam wadah tertutup biar tetap kriuk-kriuk dikala akan disajikan.

Monday, December 25, 2017

Resep Mie Ayam Jamur



Brussels udah mulai panas. Tapi yang namanya ngemie ayam kayana ga harus nunggu masbodoh ya. Mau trend dingin, mau trend panas, kayana tetep enak-enak aja. Makannya pake pangsit, kecap plus saos super pedas. Mmm..syedaap.. Setelah browsing resep kesana kemari, aku ternyata jatuh hati sama resep dari blognya Ummu Fatima. Itu fotonya cuantik bener..bikin ngiler. Langsung deh, terjun ke dapur..critanya pengen duplikasi :p


Resepnya aku nyontek plek punya Ummu Fatima, cuma aku tambahin jamur aja di tumisan ayamnya. Biar jadi banyak :D Hasilnya sesuai ekspektasi. Even beyond! Enaak. Makasih banyak buat Ummu Fatima atas sharing resepnya. Saya masak sore, besok paginya aku harus beli mienya lagi. Ludeees.. sayah belum kebagian, cuma dapet nyicipin doang, huhuhu. Akhirnya bikin mie nya lagi deh, sesi kedua. Nah, sesi kedua ini aku bikin siangan, pas bawah umur lagi di sekolah. Sebelum aku nikmati, aku jeprat-jepret dulu agar mampu mejeng disini. Hihihi..

Mie Ayam Jamur
adapted from Ummu Fatima

Bahan:
500 gr fillet ayam, rebus dengan 1,5 liter air. Sisihkan kaldunya untuk kuah
250 gr jamur, potong-potong
250 gr mie kering, rebus dan tiriskan (saya tambahkan 250 gr lagi kemudian, alasannya ludes duluan)
1 ikat sawi, potong-potong. rebus dan tiriskan (saya pake pok choy)
beberapa lembar kulit pangsit siap pakai, goreng
sedikit minyak untuk menumis

Bumbu halus, tumis:
6 bawang merah
5 bawang putih
5 butir kemiri
1 ruas kunyit (saya: 1/2 sdt kunyit bubuk)
3 cm jahe
3 cm lengkuas (saya: ga pake)
1 sdm ketumbar abu (saya: 1 1/2sdt ketumbar butiran)
1/2 sdt merica bubuk

Bumbu tumisan ayam:
1/2 bab bumbu halus
3 sendok sayur kaldu ayam (saya: 1 sendok, krna jamur juga mengeluarkan air ketika ditumis)
kecap manis secukupnya (saya: 5 sdm)
gula garam secukupnya

Bumbu kuah:
1/2 bab bumbu halus
1250 ml air kaldu
gula garam secukupnya

Cara membuat:
1. Tumisan ayam jamur: Potong dadu kecil rebusan ayam. Tumis 1/2 bag bumbu halus sampai harum, masukkan jamur. Tunggu jamur layu dan mulai berair. Masukkan ayam kemudian tambahkan air kaldu, kecap dan gula garam. Masak sampai bumbu meresap. Cicipi. Rasa sedikit asin lebih banyak didominasi manis.
2. Kuah: Tumis 1/2 bab bumbu halus sampai harum, masukkan ke air kaldu yang sudah mendidih. Tambahkan gula garam dan merica secukupnya. Cicipi. Rasa lebih banyak didominasi asin-gurih
3. Penyajian: Tuang mie di mangkok, tambahkan kuah kemudian aduk rata. Susun sawi/pok choy dan tumisan ayam jamur di atasnya. Tambahkan pangsit dan saos jikalau suka

Selamat mencoba ^^






Sunday, December 24, 2017

Resep Soto Ayam


Soto ayam dengan kuah kuning yang bening dan segeer.. Dimakan gini aja enak, pake nasi juga oke. Sayang lagi ga ada kerupuk sama kol nih. Tapi alhamdulillah tetep nikmat ^^
Berikut resep komplitnya yah..

Soto Ayam ala Mama Aisyah

Bahan:
1 fillet dada ayam
2 liter air
1 batang serai, memarkan
5 daun jeruk, sobek-sobek
2 lembar daun salam
2 cm jahe, memarkan
gula dan garam secukupnya

Bumbu Halus:
2 shallot (6 butir bawang merah)
3 bawang putih
4 kemiri, sangrai
2 sdt ketumbar, sangrai
1/2 sdt kunyit bubuk

Bahan pelengkap:
telur rebus, belah 2 atau belah 4
taoge
kol, iris tipis
bihun
perkedel kentang
jeruk nipis
tomat
sambal

Cara membuat:
1. Rebus air bersama ayam.
2. Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, salam dan jahe sampai busuk dan matang (5-10menit)
3. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan ayam (sambil terus dimasak). Teruskan memasak ayam bersama bumbu sampai ayam matang.
4. Tiriskan ayam, suwir-suwir
5. Masukkan gula dan garam, merica dalam air rebusan/kaldu. Cicipi dan koreksi rasa sesuai selera

Penyajian:
Susun bihun di atas nasi. Tambahkan taoge dan kol kemudian suwiran ayam. Siram dengan kuah kaldu. Taburi bawang goreng dan lengkapi dengan telor, tomat, dan perkedel. Beri sedikit perasan jeruk nipis kalau suka

Untuk resep perkedel mampu dilihat di sini yaa..

Selamat mencoba!  

Saturday, December 23, 2017

Resep Gorengan: Tahu Isi/Tahu Berontak



Gorengan satu ini favoritnya ayah dan anak-anak. Kalo aku nyebutnya tahu isi, tapi kalo ayah nyebutnya tahu berontak. Gorengan ini dibuat dari tahu yang dikeluarkan isinya kemudian diisi dengan campuran sayuran ataupun mampu juga dicampur daging cincang. Lalu tahu yang sudah diisi kemudian dikemuli pake adonan tepung terus digoreng.

Ada yang pake tahu coklat (tahu yg sudah digoreng) tapi kami lebih suka pake tahu putih. Ada yang sayurannya diisikan ke tahu mentah-mentah, ada yang ditumis dulu. Nah, resep yang aku pake di bawah ini yang pake ditumis dulu, maksudnya biar lebih berasa gitu bumbunya..



Tahu Isi/Tahu Berontak

Bahan:
1 kotak tahu putih (saya pake yang kemasan 300 gr), potong jadi 12 bentuk segitiga
200 gr campuran taoge + wortel yang sudah diiris korek api
1 daun bawang, iris tipis
170 gr tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
air secukupnya

Bumbu halus:
1 siung bawang putih
1/2 shallot (2 bawang merah)
gula + garam + merica secukupnya

Cara membuat:
1. Kerok tahu di sisi diagonalnya, sisihkan. Lumatkan isi tahu (kerokannya) dengan punggung sendok kemudian campurkan dengan campuran taoge + wortel.
2. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan campuran taoge, wortel dan kerokan isi tahu. Tumis sampai layu, tambahkan daun bawang. Aduk rata, matikan api.
Note: aku lebih suka taoge dan wortelnya ditumis sebentar saja alasannya nantinya juga akan digoreng lagi bersama tahu, biar masih ada sedikit sensasi kriuk-kriuk/kres-kresnya dikala dimakan
3. Isikan tumisan tadi ke dalam tahu yang sudah dikerok, sisihkan.
4. Campur tepung terigu dan maizena dengan air secukupnya, jangan terlalu encer. Tambahkan garam dan merica. Celupkan tahu ke adonan tepung kemudian goreng dalam minyak panas sampai kuning keemasan. Tiriskan

Siap disajikan dengan cabe rawit. Yumm!

Oiyaa..adonan tepung dan sayurannya bersisa sedikit dengan takaran di atas. Tapi hening ga akan kebuang kok. Saya mampu dapet bonus kurang lebih 7-8 bakwan sayur dengan sisa materi tadi. Lumayan kan, bikin tahu isi bonus bakwan. Hihihi..




Resep Gorengan: Bakwan Sayur / Bala-bala



Posting gorengan lagii... Gampang dan murah soalnya :p Kali ini bakwan sayur..ato sering juga disebut bala-bala di tempat Bandung dan Jakarta. Biasanya sayuran yang dipakai yaitu campuran dari bagian wortel, daun bawang, kol dan taoge atau kadang jagung pipil. Saya sendiri lebih sering pake campuran wortel, daun bawang dan taoge atau wortel dan jagung. Karena kol di sini agak lebih keras dan tebal dibanding yang biasa kita temui di Indo..
Nhah klo resepnya sendiri aku malah galau mau nulisinnya. Lha dari pertama kali bikin bakwan ini emang ga liat resep dari mana-mana dan cuma pake takaran kira-kira. Makara maaap yaa..ini resep pake jurus 'secukupnya', hihihi..

Bakwan Sayur / Bala-bala
ala Mama Aisyah

Bahan:
1 buah wortel ukuran besar, potong korek api
taoge, secukupnya (atau mampu diganti jagung pipil atau kol yang diiris tipis)
1 daun bawang, iris tipis
tepung terigu, secukupnya
2-3 sdm tepung maizena
air secukupnya
1 bawang putih ukuran besar, haluskan
garam + merica + gula pasir secukupnya

Cara membuat:
1. Campurkan tepung terigu dan maizena. Tuangi air sambil diaduk dan didapat kekentalan yang diinginkan (saya prefer agak kental sedikit)
2. Masukkan bawang putih dan sayuran Aduk rata. Beri garam dan merica secukupnya. Saya suka komplemen sejumput kecil gula pasir, semoga gurih..
3. Goreng dalam minyak panas sampe kuning kecoklatan.. angkat

Hidangkan dengan saos sambal atau cabe rawit. Yumm!


Friday, December 22, 2017

Resep Bubur Ayam Kuah Kuning, Qadarullah & Groot-Bijgardeen Castle


Duluuu..kami sempet kecewa berat dikala ayah ga dapet scholarship di NUS Singapore, terutama ayah. Institusi kawasan bliau kerja mengharuskan untuk ambil gelar dari univ non dalam negeri, sedangkan kami sudah capek hidup jarak jauh. Kaprikornus dikala itu Singapore ato Australie emang jadi inceran utama..biar ga terlalu jauh gitu kalopun harus misah lagi, supaya gampang bolak-baliknya..

Tapi qadarullah, ternyata ayah dapet scholarshipnya di negeri jauh nan antah berantah di eropah sini. Mau tak mau kami harus boyongan ngikut alasannya yakni ga mungkin mampu bolak balik indo-eropa sering-sering. Saya pun harus resign dari kerjaan.. Pilihan yang berat.. Saya harus meninggalkan pekerjaan dengan gaji dan bonus yang lumayan, ditambah lagi orangtua saya yang keberatan. Tapi lagi-lagi, kami sudah bosan hidup misah jarak jauh, apalagi waktu kuliahnya lamaa..4 tahun. Kaprikornus yah..disinilah saya sekarang. Dari dunia engineering, terjun ke home cooking. Hehehee..
Tapi saya ga nyesel koook.. alhamdulillah malah seneng banget. Selain jadi mampu ngurusin suami dan belum dewasa fulltime, saya juga nemu dunia gres yang seru, mencar ilmu masak-memasak! Hihihi.. Pas masih kerja dulu mana pernah ndapur. Beuh..ga sempet (alesyaaan! :p) 
Dan ternyata Yang Mahakuasa sedang memudahkan saya untuk berbakti dan nurut sama suami, alasannya yakni bliau memang lebih seneng istrinya ini di rumah. Kalo dapet scholarshipnya di NUS, mgkn saya gamau resign dan pasti ditentang berat pula sama ortu. Kaprikornus ya lagi-lagi..alhamdulillah. Hikmahnya banyak, buktinya ya salah satunya ini..saya jadi ngerti cara bikin bubur ayam yang enak. Bisa bikin kuliner yang mendatangkan kebanggaan dari suami & anak2 plus temen2 itu syesuatuu deh..:D

Bubur Ayam Kuah Kuning ala Mama Aisyah

Bahan:
4 gelas takar beras, basuh bersih
1 ekor ayam, potong-potong, basuh bersih
3 liter air (plus-plus*)
garam+merica secukupnya
500 ml air untuk perhiasan kuah

Bumbu halus untuk kuah:
1 shallot (atau 4 bawang merah)
3 bwg putih
2 butir kemiri
1/2 sdt kunyit
gula + garam secukupnya

Pelengkap:
daun bawang
bawang goreng
krupuk
sambal, jikalau suka

*) ditambah air secukupnya hingga kekentalan bubur yang diinginkan..yg ini saya ga ukur brp liternya

Cara membuat:
1. Rebus ayam hingga empuk (saya tambahin krg lebih 1 sdt garam di rebusan supaya ayamnya ga hambar). Tiriskan ayam. Sisihkan 500ml kaldu untuk kuah. 
2. Masak beras dengan air kaldu hingga menjadi bubur. 
Awali dengan api besar, kemudian kecilkan api ketika air kaldu mulai hampir habis meresap. Terus tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga menjadi bubur dengan kekentalan yang diinginkan.
3. Tambahkan garam dan merica sesuai selera, aduk rata.

Bubur dimakan gini aja ama ayam disuwir juga udah enak, krn bikinnya pake kaldu hasilnya buburnya aja juga udah guriiih. Tapi ditambah kuah berbumbu jadi makin maknyus. Sekalian juga buat bumbuin ayamnya supaya ga hambar. Berikut resepnya..

Cara membuat kuah kuning + ayam suwir
1. Didihkan 500ml air kaldu, tambahkan air secukupnya (saya tambah +/-500 ml air). Masukkan rebusan ayam yang ditiriskan tadi
2. Tumis bumbu halus hingga wangi, masukkan ke didihan air kaldu
3. Masak dengan api kecil +/- 20 menit supaya bumbu juga meresap ke ayam.
4. Tambahkan gula, garam dan merica sesuai selera.
5. Tiriskan ayam, goreng sebentar hingga agak kecoklatan, suwir-suwir.

Cara penyajian:
Tuangkan bubur dalam mangkok, taburi ayam suwir dan daun bawang. Siram dengan kuah, taburi bawang goreng dan kerupuk
Tambahkan kecap manis dan sambal jikalau suka


Selain jadi kenal ama dunia per'cooking'an dan baking2an, ini salah satu hikmahnya yang lain..bisa jalan-jalan ke taman bunga tulip di kastil Groot Bijgardeen. Heheu..
Ini oleh2 fotonya.. bunganya cakep cakeep bener masyaAllah




kecil-kecil udah bakat jadi bintang pelm india bginih >.<





Resep Tahu Aci Tegal


Di kulkas masih ada sekotak lagi tahu putih yang mau lewat tgl kadaluarsanya. Dieman-eman ceritanya, sampe mepet expired gres dimasak -.-'
Setelah mondar-mandir cari wangsit di bbrp blog, jatuhlah pilihan ke Tahu Aci Tegal ala Ummu Fatima. Kayanya kok simpel banget. Isi tahu dikeluarin trus dicampurin adonan tepung aci, dimasukin lagi ke tahunya kemudian digoreng. Makannya dicocol pake sambel kecap. Mmm..yummy! Mari dieksekusi..


Tahu Aci Tegal
slightly adapted from Ummu Fatima

Bahan:
1 kotak tahu putih 300 gr 
1 batang daun bawang
80 gr tepung aci (tapioka)
30 gr terigu
+/- 50 ml air
2 bwg putih, haluskan
minyak untuk menggoreng
gula, garam + merica secukupnya

Cara membuat:
1. Kerok isi tahu, haluskan isi tahu yang dikeluarkan. Sisihkan
2. Campurkan isi tahu dengan tapioka dan terigu, air, bawang putih, irisan daun bawang dan garam + merica. Aduk rata
3. Masukkan adonan isi tahu ke dalam tahu. Goreng dalam minyak panas sampai kuning kecoklatan

Sambal kecap:
Irisan cabe merah keriting/rawit dicampur kecap secukupnya

Note:
sambil nyiapin isian, aku rendam tahu yang sudah dikerok ke air garem semoga lebih gurih



Wednesday, December 20, 2017

Resep Siomay Ikan & Batagor K*ngsley Wannabe

siomay ikan
Ceritanya pengen makan siomay + batagor seenak punya K*ngsley Bandung, tapi apa daya tangan tak (belum) mampu. Wkwkw.. Kalo buat orang rumah, yang gini aja udah enak. Laris maniss..karena memang jajanan ini favorit bersama.
Tapi menurut para tester, yang ialah tetangga kami yang juga orang indonesah di sini, kenyalnya udah 'dapet' tapi rasanya masih kurang gurih. Emmm.. apa mungkin kurang gula+garem? ato alasannya ialah aku skip pemakaian MSG? Taktaulah, tapi masih penasaran. Mungkin laen kali mau coba resep lain lagi.. Yang adonannya pake santan ato saos tiram mungkin bisa jadi gurih ya, meski tanpa MSG. Bisa jadi juga daging ikannya yang kurang pas dijadikan siomay. Saya pakai ikan pangasius yang memang citarasanya agak hambar dan kurang gurih.
Tapi komposisi tepungnya untuk yang versi kali ini terperinci akan disimpen dan jadi resep andalan. Soalnya kenyalnya ok. Dan meski udah masbodoh tetep empuk digigit padahal ga pake labu siam. Ternyata kuncinya ialah dengan penambahan tepung terigu ;)

Sambel kacangnya sendiri enak sih tapi kok rasanya kurang manteb. Tapi pas diangetin keesokannya (karena bikinnya banyak), aku coba encerin lagi sedikit dan kemudian ditambahin air asam jawa, wooww rasanya jadi maknyusss.. Sayang siomay dan batagornya udah abis ;( Tapi untungnya bumbu kacangnya bisa masuk freezer, bisa dipake kapan-kapan butuh. 

Siomay Ikan

Bahan:
600 gr campuran ikan (ikan pangasius + sediiikit daging ayam)
1 shallot (6 bawang merah), haluskan
4 bawang putih, haluskan
1 1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm gula pasir
1 1/2 sdm minyak wijen
3 butir telur, kocok lepas
250 gr tepung tapioka + terigu serbaguna (2:1)
kulit pangsit/wonton secukupnya
1 daun bawang, diiris tipis

Pelengkap:
3 kentang, dikukus, dikupas, belah 4
bbrp potong tahu, potong diagonal, keluarkan isinya

Cara membuat:
1. Campurkan ikan, bawang merah, bawang putih, gula, garam, merica, minyak wijen. Aduk hingga rata. Masukkan kocokan telur. Aduk kembali hingga rata. Masukkan daun bawang, aduk rata.
2. Masukkan campuran tepung. Aduk hingga rata.
3. Isikan ke dalam kulit pangsit, dan sebagian diisikan ke dalam tahu. Kukus selama 20 menit. Siap disajikan dengan bumbu kacang

Batagor

Bahan:
1 adonan siomay menyerupai di atas

Cara membuat:
Adonan diisikan ke dalam tahu (juga ke dalam kulit pangsit jikalau suka) kemudian digoreng di minyak panas dengan api sedang hingga kuning kecoklatan. Siap disajikan dengan bumbu kacang

Bumbu Kacang

Bahan:
500 gr kacang tanah kupas, goreng, giling halus
4 cabe merah besar, untuk hasil tidak terlalu pedas buat anak 6 tahun (bisa ditambahkan jikalau suka)
5 bawang putih, haluskan
2 lembar daun jeruk, sobek sobek
1 sdm garam
3 sdm gula pasir
1 sdm air jeruk nipis
tambahan: 1/2 hingga 3/4 sdt air asam jawa
1300 ml air

Cara membuat:
1. Tumis bawang putih dan cabe bersama daun jeruk hingga harum. Tambahkan air
2. Masukkan kacang. Aduk rata. Beri gula + garam, air jeruk nipis dan air asam jawa
3. Masak hingga berminyak. Cicipi, koreksi rasa. Angkat

Selamat mencoba
batagor k*ngsley wannabe