Showing posts with label brownies. Show all posts
Showing posts with label brownies. Show all posts

Monday, January 1, 2018

Resep American Chewy Brownies

Awalnya saya tidak terlalu suka baking. Bukan tidak suka sebenarnya, tapi gak bisa. Hahaha..
Tapi semenjak bikin chocolate cake buat kak Aisyah dan gagal, eeh kok malah jadi penasaran. Gimana gak penasaran, kata suami yang ga terlalu doyan kudapan manis manis, chocolate cake ku enak meski teksturnya bantat abis dan ga mengembang :D dalam dua hari juga kuenya ludes sama belum dewasa padahal ukurannya lumayan besar.
Akhirnya saya browsing kesana kemari wacana resep chocolate cake, baca-baca artikel baking dan nonton video tutorialnya di youtube, eh malah jatuh hati sama resep brownies dan gatel pengen nyobain. Hihihi
Setelah nyobain satu resep, masih penasaran sama resep-resep brownies yang lain. Jadilah bikin lagi dan lagi..alhasil, gagal sudah jadwal dietku T_T :D
Nahh, penampakan ini ialah salah satu resep yang saya cobain. Reviewnya bagus, dan ratingnya pun oke. Kaprikornus makin semangat mo nyobain waktu itu. Sumbernya dari sini. Rasanya nyoklat bangett, apalagi saya pake belgian chocolate. Crisp yang renyah di luar tapi moist dan chewy bab dalamnya. Sluuurp! (langsung ngiler pengen bikin lagi)





Di bawah ini penampakan sesaat setelah dipotong-potong. Masih anget, saking ga tabah nungguin adem >.< 
dan gres ditinggal ambil hp untuk ambil foto, eh udah ilang aja 3 potong. hihihi..




Berikut resep yang sudah saya translate yahh


Bahan-bahan:

4 oz (115 gr) mentega tawar
4 oz unsweetened/bittersweet chocolate
1 1/2 cup (300 gr) gula
1/4 tsp garam
2 tsp ekstrak vanila
2 butir telur ukuran besar
1 cup (130 gr) tepung terigu
2 tbsp cocoa powder

Cara membuat:

1. Letakkan rak oven di tengah-tengah. Panaskan oven pada suhu 350 F atau 180 C. Olesi 20 x 20 cm loyang dengan mentega dan alasi dengan kertas roti.
2. Lelehkan coklat dan mentega menggunakan double boiler. (aku sih pribadi dipanasin di atas panci, tapi harus terus diasuk agar tidak gosong. Baru dipindahkan ke bowl). Dinginkan sesaat
3. Masukkan gula, garam dan vanilla. Aduk rata. Campurkan telur satu per satu.
4. Tambahkan tepung terigu dan cocoa powder. Aduk kurang lebih 30-60 detik hingga halus.
5. Tuang dan ratakan di loyang dan masukkan ke oven. Masak hingga tusuk gigi dimasukkan ke tengah brownies akan keluar dengan sedikit moist crumbs kira-kira 35-45 min. Jangan hingga over bake alasannya ialah brownies yang dihasilkan akan kering dan tidak moist.
6. Dinginkan 10-15 min di dalam loyang, setelah itu gres keluarkan dari loyang untuk didinginkan completely. Potong setelah benar-benar dingin

Gampang kaaan? Tinggal taburi gula atasnya dan simsalabimm..pasti lenyap dalam sekejap. Hihihi.. Selamat mencoba!

Saturday, December 30, 2017

Resep Tartine's Brownies


Browniiiies..can't get enough of them. Meski udah dapet resep brownies yang chewy, yummy dan pas ama selera saya, ternyata tetep aja ga mampu menahan diri untuk mencoba resep-resep brownies yang lain. Teruus eksplor dari satu blog ke blog lain, dari satu resep ke resep lain. Apalagi bila foto penampakannya menarik hati dan comment nya banyaak. Salah satunya ya brownies yang satu ini. Dari fotonya terlihat brownies dengan tekstur khasnya yang padat, crisp di luarnya tampak renyah sedangkan bab dalamnya tampak sangat nyoklat, chewy dan gooey. Just like my favorite!
Oiya, aku bantu-membantu suka juga dengan brownies kukus menyerupai yang terkenal di Bandung ituh. Tapi menurut aku itu bukan brownies, lebih pas disebut cake alasannya yaitu teksturnya yang memang menyerupai cake. Untuk brownies, yang aku cari ya tekstur yang padat menyerupai ini. Anyway, it's all about your preference, right?
Hal lain yang membuat resep ini menarik yaitu cara membuatnya yang dengan mengocok adonan lembap (mentega, gula, telur) sampai mengembang, tapi kok penampakannya tetep dense dan goey. Sama sekali ga cakey.
Yak, lagi-lagi aku pakai resep dari blognya madam patricia. Disini linknya.

Berikut aku copykan resepnya yahh..

¾ cup (170g) unsalted butter
455g (1 pound) bittersweet chocolate, coarsely chopped – I used 70% cocoa solids
5 large eggs
2 cups (350g) light brown sugar, packed*
½ teaspoon salt
1 teaspoon vanilla extract
1 cup + 2 tablespoons (125g) all purpose flour

Preheat the oven to 180°C/350°F. Butter a 23x33cm (9x13in) glass baking dish with foil and butter the foil as well.
In a small saucepan or a microwaveable bowl, melt the butter over low heat. Remove from the heat/microwave and stir in the chocolate. If it's not fully melted, return over low heat for 10 seconds or microwave on low power for 15 second-intervals, stirring in between, until it is melted. Cool completely.
In the large bowl of an electric mixer, combine the eggs, sugar, salt, and vanilla. Beat on high speed for about 4-5 minutes, after which the batter will fall from the whisk in thick ribbons that slowly sinks into the surface. Fold the chocolate into the eggs with a rubber spatula. Sift the flour over the surface and fold in gently. Pour into the dish and smooth the top. Bake for 25 minutes (the top will slightly crack-- a cake tester won't be accurate for this one).
Let cool completely before cutting.


Saya buat 2/3 resep dengan loyang 20x20 cm, dengan suhu 175 C dan menambahkan 10-15 menit (karena pada menit 25 di tengah kudapan manis masih basah). Hasilnya? Persis menyerupai dibilang di blognya Madam Patricia, ketika dimakan memang 'like biting into foam'. Hal ini tentunya dikarenakan pengocokan adonan lembap sampai mengembang tadi. Teksturnya terperinci berbeda dari chewy brownies favorit saya, tapi yang ini juga spesial, in a different way.
Sayangnya, dalam keadaan cuek (setelah masuk kulkas), sensasi biting into foamnya kok hilang. Teksturnya jadi mengeras (karena mengandung butter), jadi aku harus menghangatkan ulang di microwave sebelum dimakan. Sebenarnya enak juga sih, dimakan eksklusif dari kulkas..tapi ya kesudahannya ga spesial lagi dan menyerupai brownies biasa. Karena menurut aku brownies ini lebih sedep alasannya yaitu sensasi foamynya.
Tertarik? Monggo dicoba ^^

Friday, December 29, 2017

Resep Cocoa Brownies


And the brownies quest goes on and on.... ;p
Kali ini saya penasaran pengen mencoba best cocoa brownies dari blognya madame Patricia. Tapi saya ingat masih punya sisa homemade sour cream di kulkas yang sudah hampir seminggu tersimpan. Akhirnya, saya coba combine resep tadi sama resep cocoa brownies nya madame Stephanie dari Joy of Baking (JoB). Ingredients yang dipakai sama persis sampe takarannya, kecuali 2 bahan. Resepnya  JoB pakai sour cream dan seuprit baking powder di adonannya. Awalnya saya takut brownies nanti jadi cakey alasannya penambahan baking powder ini meski sedikit. Tapi ternyata ngga lho..

 Cocoa Brownies
Adapted from here and here

10 tablespoons (140g/1 ¼ sticks) unsalted butter
1 ¼ (250g) cups sugar - I used vanilla sugar
¾ cup + 2 tablespoons (80g) unsweetened cocoa powder (natural or Dutch-process)
¼ teaspoon salt
½ teaspoon pure vanilla extract
2 cold large eggs
½ cup (70g) all-purpose flour
1/4 cup (60 ml) sour cream
1/4 tsp baking powder

Position a rack in the middle of the oven and preheat the oven to 160°C/325°F. Line the bottom and sides of a 20cm (8in) square baking pan with parchment paper, leaving an overhang on two opposite sides.

In a medium heatproof bowl, add the butter and set on top of a large sauce pan with barely simmering water. Melt the butter, then add sugar and salt, and stir until well combined. Next add the cocoa powder and stir until mixture is smooth and hot enough that you want to remove your finger fairly quickly after dipping it in to test. Remove the bowl from the skillet and set aside briefly until the mixture is only warm, not hot.
Stir in the vanilla with a wooden spoon. Add the eggs one at a time, stirring vigorously after each one. When the batter looks thick, shiny, and well blended, add the flour and stir until you cannot see it any longer, then beat vigorously for 40 strokes with the wooden spoon or a rubber spatula. Spread evenly in the lined pan.
Bake until a toothpick plunged into the center emerges slightly moist with batter, 25 to 35 minutes. Let cool completely on a rack.
Lift up the ends of the parchment or foil liner, and transfer the brownies to a cutting board. Cut into 16 or 25 squares.

Saya tes dengan tusuk gigi saat menit ke 25, masih battery dan lembap adonan. Setelah saya tambah lagi kurleb 7-10 menit, tusuk gigi yang sudah saya masukkan ke brownies masih ada sedikiiit basah/lembab adonan disertai moist crumbs clinging on it. Kemudian saya dinginkan sampai benar-benar hambar gres saya masukkan kulkas. Menurut pecinta brownies, brownies jauh lebih enak setelah nginep di kulkas. Dan emang bener..yumm..



Lihat aja tuh, episode dalamnya super moist, slightly wet..just perfect! Kayana chewy brownies kesukaan saya juga kalah nih. Hihihi.. Kak Aisyah sekali makan ga cukup satu.. kuraaang :D Hasna pun ikutan alasannya ngiler.
Dengan baking powder aja teksturnya dense begini ya..klo ga pake kaya gimana yaaah..penasaran. Kapan2 cobain resep best cocoa brownies yang ga pake modif aah >.<

Thursday, December 21, 2017

Resep Best Cocoa Brownies (tanpa DCC)


Sudah ga kehitung berapa kali saya bikin brownies ini (lebay :P). Untuk buah tangan, untuk dessert program makan-makan, buat baking bareng, atau menyerupai kali ini, buat dinikmati sendiri bareng keluarga. Beneraaan deh ini brownies emang juara. Everyone loves it. Enaak & nyoklaat.. Teksturnya khas brownies panggang tapi moist dan soft alasannya menggunakan sour cream.. 
[update: ternyata, tanpa menggunakan sour cream brownies ini tetep moist dan enyaak..saya belakangan ini bikin selalu tanpa sour cream dan karenanya tetep endeuss]
Resep andalan banget lah ini pokoknya. Sudah rasanya endang bambang gulindang, bikinnya pun gampang bin cepet. Cukup pake whisk dan ga pake dark cooking chocolate pulak. Tapi teteup, rasanya nyoklat bingiiit lho.. 
Dan yup, resep ini dengan sukses mengalahkan resep chewy brownies favorit saya sebelumnya. Karena jarang-jarang lhoo si ayah sampe doyan banget sama snack manis. Selain banana bread ini, ya gres brownies ini yang mampu menaklukkan si ayah. Deuhhh..bahasanya, hihihi..

Resep ini saya pernah posting sebelumnya, tapi belum saya translate. Kali ini saya kasih translatenya ya.. Resepnya sendiri saya pembiasaan dari 2 sumber. Ingredient (bahan)nya dari Joy of Baking, sedangkan methodnya saya ngikut best Cocoa Browniesnya Technicolor Kitchen. Hooo..kok bisaa? Iyaa..ceritanya resep coba-coba eh kok malah dapet yang luar biasa. Setidaknya menurut saya. Hihihi...

Best Cocoa Brownies
inspired from Technicolor Kitchen & Joy of Baking (original recipe: Alice Medrich)

Bahan
140 gr mentega tawar
250 gr gula pasir
75 gr coklat bubuk (saya biasa pake Vanhouten)
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanilla extract
2 telur ukuran besar (dari kulkas)
65 gr tepung terigu serbaguna
60 ml sour cream *(saya pake homemade**)
1/4 sdt baking powder (opsional)

*sour cream mampu saja diganti yoghurt atau mampu diskip saja (beberapa kali saya buat tanpa sour cream karenanya tetep moist)
**homemade sour cream (60 ml) = 60 ml heavy cream + 1/4 sdm air perasan lemon/nipis, diamkan di ruangan hangat selama 1 jam. Setelah 1 jam aduk hingga mengental. Siap dipakai. Bisa disimpan di kulkas hingga seminggu

Cara membuat:
1. Panaskan oven pada suhu 160 C. Alasi dasar dan sisi-sisi loyang kotak 20x20cm dengan baking paper.
2. Panaskan mentega di dalam panci/baskom tahan panas yang diletakkan di atas air yang mendidih (seperti di-tim). Tambahkan gula dan garam. Aduk hingga rata. Tambahkan coklat bubuk, aduk hingga adonan mulus dan cukup panas hingga Anda akan cepat menarik jari Anda dari panci ketika mencelupkan jari Anda ke adonan untuk mengetes.
3. Pindahkan panci/baskom dari atas kompor. Dinginkan hingga hangat
4. Masukkan vanilla. Tambahkan telur satu demi satu. Aduk rata tiap kali penambahan dengan spatula atau sendok kayu (saya:hand whisk). Teruskan aduk hingga adonan mulus, kental dan mengkilap. 
adonan yang sudah halus dan mengkilap, siap ditambahkan tepung

5. Masukkan tepung dan baking powder (jika pakai), aduk hingga rata.
6. Tambahkan sour cream (jika pakai), aduk hingga rata. Tuang dan ratakan di loyang, taburi atasnya dengan chocochips atau irisan almond jikalau suka. Panggang selama 30-35 menit
Lakukan tes tusuk. Jika tusuk gigi yang dimasukkan keluar dengan sedikiit lembab adonan artinya brownies sudah matang. Jangan tunggu tusuk gigi bersih ya, alasannya kalau tusuk giginya malah bersih, justru artinya browniesnya overbaked. Kering dan seret deh ntar..


Brownies ini mampu dipotong rapih pas masih anget. Ga perlu nunggu bener-bener cuek dulu. Yeay! Suka ga tabah soalnya. Anget2 juga enak lho
Tapi kalau mau lebih enak lagi, simpen dulu di kulkas. Kalo udah nginep rasanya jadi lebih nyoklat dan legit khas brownies panggang. Nah kalo saya sendiri biasanya ga eksklusif makan brownies dari kulkas. Saya taruh dulu di suhu ruang hingga kembali soft tapi masih dingin. Mmmh...ati-ati tar timbangan makin geser jarumnya ke kanan >.<